Fenomena Perkembangan Mamaos Cianjuran Lebih Berkembang di Kota Garut

Authors

  • Reysa Chandragitta ISBI Bandung Author
  • Jaeni Author
  • Yahfenel Evi Fussalam Author

Keywords:

Mamaos Cianjuran, filsafat ilmu, pelestarian budaya, ontologi, epistemologi, aksiologi

Abstract

Mamaos Cianjuran merupakan kesenian vokal tradisional khas Sunda yang berasal dari Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Namun dalam perkembangan mutakhir, seni ini justru mengalami pertumbuhan dan pelestarian yang lebih aktif di luar daerah asalnya, seperti di Garut dan kota-kota lain. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji fenomena tersebut dalam perspektif filsafat ilmu, dengan pendekatan ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Secara ontologis, mamaos dipahami sebagai entitas budaya yang tidak statis dan tidak semata-mata bergantung pada lokasi geografis, tetapi pada ruang sosial yang aktif merawatnya. Dari sisi epistemologi, perkembangan mamaos di Garut menunjukkan keberhasilan transmisi pengetahuan melalui komunitas seni yang aktif dan sistem pembelajaran yang berkelanjutan, berbeda dengan kondisi di Cianjur yang cenderung mengalami pelemahan regenerasi. Secara aksiologis, pelestarian mamaos mencerminkan nilai-nilai budaya, etika, dan spiritual yang perlu terus ditanamkan kepada generasi muda. Dengan demikian, artikel ini menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk menghidupkan kembali kesenian tradisional di daerah asalnya, tanpa mengabaikan kontribusi kota-kota lain sebagai penjaga kebudayaan.

 

Swara Cover

Published

2025-12-30

How to Cite

Fenomena Perkembangan Mamaos Cianjuran Lebih Berkembang di Kota Garut. (2025). Swara : Jurnal Antologi Pendidikan Musik, 5(3), 85-94. https://ejournal-arts.upi.edu/swara/article/view/9